Senin, 22 Juni 2015

WAKTU

Waktu jahat yaa. Iya aku bilang waktu jahat. Kenapa??? Karna waktu membiarkan jarak ini semakin terasa. Karna waktu membuat sikap menjadi acuh, dingin dan asing. Kita pernah tertawa sangat lepas bersama. Kita pernah menghabiskan waktu yang berharga hanya dengan bermain game. Bahkan kita pernah dengan waktu yang cukup larut kita masih bersama hanya untuk mencari pengisi perut (hehehehe). Sekarang semua hal yang pernah kita lakukan hanya dapat ku ingat tanpa kita ulang kembali. Aku diam dan diam. Aku diam dalam keterasinganmu. Aku membisu dalam harap. Oh Tuhan, aku ingin mengulang semua itu. Semua yang nyatanya hanya kesementaraan saja. Kenapa bahagia secepat ini berlalu?? Mengapa dengan bodoh hanya aku yang berharap waktu dapat dengan baik hati mengulang semua. Sudahlah, kini waktu sudah terlalu jahat. Kenapa bisa waktu jauh membawa kita dalam asing? Bagaimana bisa waktu membuat luka sepedih ini? Namun mengapa waktu tidak membuat aku lupa akan ini? Aku masih mengingat. Aku masih berharap. Aku tidak lupa. Bahkan tidak ingin. Sejahat waktu aku berterima kasih karna engkau telah sempat mengukir tawa meski kini harus dengan air mata aku menertawakannya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar