Rabu, 05 Oktober 2016

ONE - KAMU JAHAT

Dingin...

Malam ini aku merasakan dingin yang berbeda dengan malam sebelumnya. Dingin yang teramat. Dingin yang merasuk hingga ketulang. Dingin yang begitu menyiksa. Terlebih karna sikapmu. Aku ingin bertanya di manakah perasaanmu? Sebegini teganya kah? Seharusnya aku sudah tak heran dengan sikapmu. Namun, bagaimana bisa seseorang melakukan kesalahan yang sama berulang kali dan tak merasakan bersalah sedikit pun? Apa hatimu sudah mati? Sungguh aku sangat membencimu. Aku benci keegoisanmu. Aku benci di mana aku selalu mengalah. Dan kau kembali berulah. Dengan santainya kamu menyepelekan. Entah apa yang ada di pikiranmu. Aku benci di buat menangis olehmu. Aku benci di buat resah menunggu kabar darimu, sementara kamu begitu asik saja dengan teman-temanmu. Mungkin jika terjadi hal buruk denganku, kamu adalah orang terakhir yang mengetahuinya. Tak berarti lagi kah aku untukmu? Adakah orang lain yang dapat membuatmu meninggalkanku? Atau mungkin seorang dari masa lalu yang kembali hadir? Siapa yang membuatnya hadir? Dia atau bahkan kamu sendiri yang mengundangnya? Di mana harus ku pegang kepercayaan jika pengkhianatan kau ciptakan? Aku muak jika harus di hadirkan kembali dengan masa lalu. Dan, aku muak dengan ketertutupanmu. Entah, aku yang terlalu lugu bisa kau tipu. Atau mungkin kamu yang dengan lugu menutupi kebohonganmu. Hebat. Dan aku salut.

Entah harus kata apalagi yang ku curahkan. Hati ini terlalu sakit. Tangan ini begitu gemetar. Dan terlebih logika ini tak bisa berfikir kata yang tepat.

Kamu jahat sayang...

Ina

Tidak ada komentar:

Posting Komentar