Seminggu yang lalu aku baru saja mengenalmu. Seminggu yang
lalu pula aku memberanikan diri menatapmu secara terang-terangan, melihat
parasmu dari dekat. Bahkan aku dapat berkomunikasi denganmu. Dengan sebuah
pesan aku dapat mengetahui keseharianmu. Pesan singkatmu yang memberikan
sedikit perhatianmu menanyakan aku sudah makan apa belum, mengingatkan aku agar
tidak pulang malam dan terlebih ucapan selamat pagi dan selamat tidur darimu.
Hanya ucapan sederhana namun dapat membuatku tersenyum dari awal ku membukakan
mata hingga aku memejamkan mata kembali. Namun entah apa akan ku dapatkan lagi
sebuah ucapan dan perhatian kecil darimu itu. Karna mungkin kini akan ada jarak
diantara kita. Perasaan kita yang bertolak belakang lah yang akan membuat ini
semua berbeda. Kamu yang tidak ingin semua ini salah paham. Namun aku
terlambat. Iya!!! Aku terlambat mengartikan semua kebaikanmu selama ini.
Kebaikan ini kau berikan kepada siapapun yang kau kenal. Dan aku mengartikan
kalau kamu ada rasa padaku padahal tidak. Kamu sama sekali tidak ada perasaan
padaku. Sedikitpun tidak. Entah berapa kali aku harus mengakhiri rasa yang
bahkan untuk aku jalin saja tidak. Rasa
yang baru tumbuh harus aku urungkan kembali. Dan lebih menyakitkan saat
kamu juga menyuruhku melupakamu secara perlahan. Apa tak ada kesempatan
bagiku??? Kesempatan untuk aku mencoba mencari celah dalam hatimu. Menjadi
seseorang yang menemani keseharianmu dalam senang maupun sedih. Menjadi
seseorang yang kau genggam tangannya. Menjadi seseorang yang kau sayangi.
Menjadi seseorang yang akan selalu kau jaga perasaan dan raganya. Berkhayalkah
aku?? Ya!!! Itu hanya khayalan yang mungkin takkan menjadi kenyataan. Betapa
mirisnya semua kisah yang ku alami bukan. Aku terjatuh tanpa ada sedikit alas. Aku
terhempas kala aku tengah terbang menikmat lembut awan. Aku terhanyut ketika
aku tengah meneduhkan hati dengan jernihnya air sungai. Namun janjiku yang
pernah terucap dalam hati. Bahwa aku akan menerima konsekuensi apapun yang akan
terjadi, artinya harus aku terima semua ini. Dan akan tetap ku nikmati perasaan
ini meski tanpa ada tanggapan darinya. Akan ku simpan semua rasa ini sendiri.
Ya!! Hanya aku s.e.n.d.i.r.i........
Aku baru mengenalmu, kau
memikatku dengan perhatianmu.
Aku jatuh hati padamu
sedang kau tidak sedikitpun.
Aku ingin menyimpannya
namun kau suruh aku melupakan.
dhizna
Tidak ada komentar:
Posting Komentar