Senin, 27 Mei 2013

HANYA SEMINGGU


Seminggu yang lalu aku baru saja mengenalmu. Seminggu yang lalu pula aku memberanikan diri menatapmu secara terang-terangan, melihat parasmu dari dekat. Bahkan aku dapat berkomunikasi denganmu. Dengan sebuah pesan aku dapat mengetahui keseharianmu. Pesan singkatmu yang memberikan sedikit perhatianmu menanyakan aku sudah makan apa belum, mengingatkan aku agar tidak pulang malam dan terlebih ucapan selamat pagi dan selamat tidur darimu. Hanya ucapan sederhana namun dapat membuatku tersenyum dari awal ku membukakan mata hingga aku memejamkan mata kembali. Namun entah apa akan ku dapatkan lagi sebuah ucapan dan perhatian kecil darimu itu. Karna mungkin kini akan ada jarak diantara kita. Perasaan kita yang bertolak belakang lah yang akan membuat ini semua berbeda. Kamu yang tidak ingin semua ini salah paham. Namun aku terlambat. Iya!!! Aku terlambat mengartikan semua kebaikanmu selama ini. Kebaikan ini kau berikan kepada siapapun yang kau kenal. Dan aku mengartikan kalau kamu ada rasa padaku padahal tidak. Kamu sama sekali tidak ada perasaan padaku. Sedikitpun tidak. Entah berapa kali aku harus mengakhiri rasa yang bahkan untuk aku jalin saja tidak. Rasa  yang baru tumbuh harus aku urungkan kembali. Dan lebih menyakitkan saat kamu juga menyuruhku melupakamu secara perlahan. Apa tak ada kesempatan bagiku??? Kesempatan untuk aku mencoba mencari celah dalam hatimu. Menjadi seseorang yang menemani keseharianmu dalam senang maupun sedih. Menjadi seseorang yang kau genggam tangannya. Menjadi seseorang yang kau sayangi. Menjadi seseorang yang akan selalu kau jaga perasaan dan raganya. Berkhayalkah aku?? Ya!!! Itu hanya khayalan yang mungkin takkan menjadi kenyataan. Betapa mirisnya semua kisah yang ku alami bukan. Aku terjatuh tanpa ada sedikit alas. Aku terhempas kala aku tengah terbang menikmat lembut awan. Aku terhanyut ketika aku tengah meneduhkan hati dengan jernihnya air sungai. Namun janjiku yang pernah terucap dalam hati. Bahwa aku akan menerima konsekuensi apapun yang akan terjadi, artinya harus aku terima semua ini. Dan akan tetap ku nikmati perasaan ini meski tanpa ada tanggapan darinya. Akan ku simpan semua rasa ini sendiri. Ya!! Hanya aku s.e.n.d.i.r.i........
Aku baru mengenalmu, kau memikatku dengan perhatianmu.
Aku jatuh hati padamu sedang kau tidak sedikitpun.
Aku ingin menyimpannya namun kau suruh aku melupakan.
dhizna 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar