Saat seseorang yang kau harapkan tidaklah lagi menjadi apa
yang kamu harapkan. Saat seseorang yang kau inginkan tetap berada disisimu
malah pergi meninggalkamu. Saat seseorang yang kau pedulikan malah
mengacuhkanmu. Saat seseorang yang menjadi penyebab tangismu tetapi tidak
memperdulikanmu. Kamu tau apa yang harus kamu lakukan. Ya!!! Meninggalkannya.
Melepaskannya meskipun ia belum pernah kita miliki. Miris bukan, aku harus
melepaskan yang bahkan belum sempat termiliki. Karna aku tahu bukan aku yang
menjadi sebab ia tersenyum. Jadi lebih baik aku melepaskannya dan belajar
melupakannya. Mungkin itu akan lebih baik dari pada aku harus berpura bahagia
karnanya dan pada kenyataanya semua yang ia lakukan hanyalah kesemuan. Lebih
baik menghentikan harapan ini sebelum semua terlalu larut sehingga kita sulit
menemukan arah untuk kembali.
Lanjutkan langkah kita untuk menemukan kebahagian dengan tidak
memaksakan seseorang untuk membuat aku bahagia.
Saat kamu menemukan seseorang yang mampu membuatmu merasa
nyaman dengan keberadaannya. Mungkin ia sosok yang kau butuhkan. Sosok yang
membuatmu tenang. Sosok yang membuatmu merasa bahagia meski ia tidak berada
disampingmu. Sosok yang dapat membuatmu tertawa begitu lepas tanpa adanya beban
yang menyelimuti. Ahhhh mungkinkah dia orangnya?? Semua bisa iya atau tidak.
Begitu banyak pertanyaan, apa ia merasa apa yang ku rasa, apa ia mengetahui apa
yang aku fikirkan, apa ia mengerti apa yang aku inginkan. Atau mungkin kita
akan mempunya pemikiran apa ia akan
bertahan lama berada di dalam kehidupanku atau mungkin ia akan pergi seperti
sosok yang sebelumnya. Bagaimana aku tahu jika aku tak meneruskan apa yang aku
ingin ketahui. Semua yang ku jalani pasti mempunyai resikonya. Meski itu
artinya aku akan mengalami kehilangan untuk yang kesekian kalinya. Harus
mengalami sakit yang begitu menyiksa. Mungkin aku akan terbiasa dengan rasa
seperti itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar