Aku termenung
menatap keluar jendela memperhatikan setiap tetes air hujan yang sejak tadi turun
membasahi bumi. Aroma khas tanah yang terkena air hujan begitu terasa. Aku begitu
menikmatinya hingga aku pun terhanyut didalamnya. Teringat aku pernah merasakan
rintikan air hujan bersamanya. Sudah berapa lama itu?? Mengapa aku masih saja
mengingat itu?? Alangkah anehnya hal sebodoh itu bisa membuat aku bahagia. Dan kini
seakan aku begitu merindukan hal itu.
Masa lalu!!! Aku
merasa dulu aku lebih bahagia. Bahkan sangat. Seakan semua sangat sempurna. Seakan
semua waktu begitu tak terasa. Tidak seperti saat ini, kini semua begitu
menyebalkan. Bahkan aku sangat ingin mengakhiri semua yang aku lewati. Tak ada
semangat seperti sedia kala. Membosankan. Apa ini semua karna aku kini
menjalani semua dengan kesendirianku? Sepertinya begitu. Ahhh....Betapa
menyedihkannya hidupku. Tapi, bukan hanya aku kan yang menjalani hidup ini
dengan kesendirian tanpa adanya pasangan yang selalu menemani keseharian kita. Yang
selalu mensupport apa yang kita lakukan. Yang menjaga serta memperhatikan kita.
Sudah cukup lama aku menjalani semuanya sendiri dan sampai saat ini aku masih
hidup, itu artinya kesendirian bukan akhir dari kehidupan kan?
Entah kenapa
belakangan ini aku suka mengingat mantanku. Iya!! Mantan adalah seseorang yang
dulu pernah menghiasi hari kita dengan canda tawa, bahagia, gurauan serta
tingkah laku yang bodoh. Tapi, mereka juga pernah membuat kecewa, emosi,
cemburu serta tangis. Beberapa kali merindukan bagaimana aku dulu bersamanya.
Kita semua pasti pernah juga kan mengingat atau bahkan merindukan kenangan sama
yang dulu. Jangan bilang kalau hanya aku yang merasa kayak gitu.
Saat ini aku
hanya ingin bahagia dengan apa yang terjadi. Mencoba tetap tersenyum meski
begitu ingin aku menangis sekencang-kencangnya. Mencoba menjalani meski aku
lelah dan ingin mengakhiri semua seperti aku mengakhiri tulisan ini...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar