Rabu, 21 Mei 2014

APA AKU HARUS KEHILANGAN LAGI????

Aku menemui sosok pria dalam hidupku. Dia sosok yang menyenangkan, baik, peduli dan pastinya siap mendengarkan semua keluh kesahku. Aku selalu menceritakan tiap masalahku padanya. Saat aku bahagia, lagi deket sama seseorang, lagi kesel, bahkan patah hati karna kembali jadi korban PHP. Miris. Aku merasa sangat beruntung bisa kenal dengan sosok dirinya. Dirinya yang membuat tenang.

Sampai pada suatu ketika, aku merasa semakin deket. Aku merasa kedeketan yang nggak biasa. Atau mungkin hanya aku saja yang merasa demikian. Sedangkan dia tetap merasa kedekatan yang biasa saja. Hampir setiap waktu aku selalu komunikasi dengannya. Setiap pagi, waktu istirahat kerjaku bahkan waktu aku pulang sampai rumah. Merasa diperhatikan saat hati ini terasa sepi dan sendiri. Dia selalu ingetin hal-hal sederhana, seperti jangan nyelak waktu ngantri parkir (hahahaha....), jangan lupa cuci muka kalau udah sampai rumah dan sewaktu istirahat pesannya jangan kebanyakan makan biar nggak ngantuk. Hal yang sangat sederhana namun berkesan.
Waktu tau dia dateng ke kampus sama cewek, cewek yang dia taksir pastinya. Aku kecewa. Ada perasaan aneh bernamakan cemburu. Rasa ingin marah namun apalah hak aku buat marah. Siapa aku?? Aku mengatakan yang sejujurnya padanya bahwa aku cemburu, bahwa aku merasakan ada perasaan lain yang aku rasain saat itu. Entah perasaan sayang atau hanya suka atau mungkin keduanya. Namun tanggapannya hanya biasa, ia hanya bilang mungkin itu hanya perasaan sesaatku saja. Jika itu hanya perasaan sesaatku mengapa kini aku merasa sangat kehilangan saat tak mendapat kabarnya. Sejak pertemuan pertama itu aku merasa ada yang aneh. Dia tak seperti biasanya. Tak ada pesan masuk seperti hari sebelumnya. Ada apa?? Dimana letak salahku?? Tolong jelaskan dimana letak salahku!! Jangan diam membisu seperti ini. Kamu nggak tau betapa sakitnya menerima sikap dingin dan acuh dari orang yang kita sayang. Terlebih melihat kamu lebih asik dengan yang lain. Aku tak ingin munafik, aku tak suka melihatnya. Iya!! Aku cemburu. Mencemburui kamu yang sama sekali tak menganggapku.

Aku sadar harusnya perasaan ini nggak ada. Aku paham bagaimana mungkin tanah liat menjadi berlian permata yang berkilau. Aku tau diri kamu takkan memilihku diantara mereka. Aku tolol karna membayangkan bisa denganmu. Aku bodoh karna menyangka aku adalah penting bagimu. Aku hanya ingin perasaan ini menjadi nyata bukan menjadi bangkai busuk tanpa arti. Apa aku harus kehilangan lagi??? Setelah kamu yang selalu mendengarkan keluh kesahku, kamu yang selalu menyemangatiku. Haruskah kamu juga yang kini menyakiti dan meninggalkanku????


“aku membuat tulisan ini sembari mengingat bagaimana aku sangat bahagia ketika mendapatkan pesan darimu tanpa terasa aku menitikkan air mata. Aku merindukanmu.....” 

                                                                                                 Inanovelania....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar