Ketidak sengajaan
yang pertemukan. Mungkin lebih tepatnya untuk diriku. Aku menatap penuh tanpa
kedip. Gejolak hati ini tak menentu. Semua saraf di tubuh terasa lemah. Semua lunglai
tak berdaya. Ketersimaan membayangi. Kian hari aku menemukan sosok mu dalam
pencarianku. Dan aku semakin terhanyut dalam khayalku. Ada rasa bahagia dalam
hati saat memandangmu. Namun seketika aku seakan terjatuh dalam lubang sangat
dalam. Sakit yang hanya dapat ku rasakan. Ada seorang yang selalu mendampinginya. Ingin ku
pungkiri namun kenyataan tak dapat terpungkir. Ia tak sendiri. Mungkin aku
hanya dapat menatapnya dalam sudut kecilku menemukanmu. Tanpa ia sadari ada
sepasang mata tengah mengawasinya. Sosok indah bagiku dan hanya mimpi bagiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar